Aviastar Nyasar, Pilot Dipulangkan

 

Tak Cermat Menyetting Koordinat Tujuan

 

PALANGKA RAYA - Nyasarnya pesawat Aviastar dari rute Palangka Raya-Kuala Pembuang menjadi Palangka Raya-Pangkalan Bun tanggal 15 Februari 2009 berbuntut pada pemanggilan pilot. Menurut Presiden Direktur (Presdir) PT Aviastar Mandiri Bayu Sutanto, pilot yang bertugas saat itu telah diinvestigasi dan dipanggil pulang pilot.....

 

“Sebelumnya hal tersebut tak pernah terjadi. Setelah pergantian kru diharapkan kejadian serupa tak tidak terjadi lagi,” kata Bayu Sutanto via email kepada Kalteng Pos, Rabu (18/2).

 

Bayu mengindikasikan nyasarnya pesawat Aviastar pada Minggu (15/2) sekitar pukul 09.30 WIB dikarenakan faktor manusia. Pasalnya alat navigasi yang ada di pesawat selalu dirawat dan dikalibrasi ulang. Dalam hal ini, terangnya, pilot tak cermat menyetting koordinat tujuan di alat navigasi GNS. Sehingga, tujuan yang seharusnya ke Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan menjadi ke arah Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

 

Sesuai prosedur standar, kata Presdir PT Aviastar Mandiri, selalu ada komunikasi dengan bandara tujuan maupun bandara terdekat sekitarnya, dalam hal ini Pangkalan Bun. Karena kesalahan setting koordinat disadari pilot sudah dekat Pangkalan Bun, maka diputuskan pesawat mendarat di sana. Tujuannya, menghindari kesalahan koordinat lebih lanjut.

 

“Di Pangkalan Bun dilakukan perbaikan (yakni) setting ulang koordinat alat navigasi sehingga pesawat bisa menuju Kuala Pembuang dan kembali ke Palangka Raya dengan lancar. Penumpang tak membayar lebih atau sesuai tarif yang ada. Pendaratan di Pangkalan Bun dalam penerbangan tujuan Kuala Pembuang telah kami laporkan ke Bidang Transportasi Udara Dishubkominfo (Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika) Kalteng (Kalimantan Tengah),” ucapnya.

 

Bayu mengimbau warga Kalteng tetap percaya pada kemampuan Aviastar khususnya pilot yang ada. “Pilot telah mendapatkan training (pelatihan) memadai dan pembinaan terus-menerus. Kalibrasi peralatan navigasi secara rutin juga dilakukan. Namun demikian, kami mohon maaf atas kejadian tersebut dan diharapkan hal tersebut tak terulang lagi,” kata Presdir PT Aviastar Mandiri.